Cara dan Tips Mudah Praktis Sederhana Memilih Durian

Tumpukan buah durian ini bisa dipilih dengan melihat dulu bentuk buahnya. Syarat utama, cari durian berbentuk bulat dengan diameter tangkai besar dan pendek. (Foto: BATUKITA.com)

Tumpukan buah durian ini bisa dipilih dengan melihat dulu bentuk buahnya. Syarat utama, cari durian berbentuk bulat dengan diameter tangkai besar dan pendek. (Foto: BATUKITA.com)

BATUKITA, Kota Batu - Musim durian yang dimulai awal tahun memunculkan banyak even bazar durian. Merek bazar pun beragam. Ada Mendem Duren, Belah Duren, Mabuk Duren,  Pesta Durian, Durian Fair hingga Klenger Durian. Banjir durian itu pun makin semarak dengan bertambahnya pedagang musiman yang mangkal di beberapa jalan strategis.

Bagi konsumen dan penyuka durian, even apapun itu pasti akan selalu dihadiri. Bagi masyarakat umum, juga memunculkan rasa penasaran untuk membeli.

Tetapi, ada kelompok masyarakat yang ragu, takut tertipu. Mereka kuatir mendapatkan durian yang tidak bagus padahal sudah mengeluarkan duit.

Agar konsumen benar-benar gembira dalam pesta durian, sebaiknya pahami cara memilih durian yang bagus dan tidak mengecewakan. Berikut ini tips sederhana anti ribet memilih buah durian yang bagus, berdaging tebal, tua (matang) dan layak dinikmati.

Tips didapatkan dari beragam sumber, termasuk dari Joko, seorang pedagang durian di even Belah Duren Giant Extra Sawojajar, Kota Malang beberapa waktu lalu.

1. Pilih durian yang bentuknya bulat
Secara kasat mata, tips ini yang utama dan mudah dilakukan. Durian yang berbentuk bulat menandakan daging buahnya besar dan banyak. Durian lonjong atau tidak bulat biasanya memiliki daging buah sedikit.

2. Pilih durian yang diameter tangkainya besar dan pendek
Tips ini juga bisa dipraktikkan hanya dengan melihat kondisi buah tanpa memegangnya. Ini juga tips utama. Bentuk tangkai yang besar dan pendek menggambarkan tebalnya daging buah. Jika diameter tangkainya kecil dan panjang, biasanya dagingnya sedikit.

Tangkai yang diameternya besar dan pendek menandakan asupan nutrisi dari daun ke buah, banyak. Sehingga bisa dianggap buah dengan nutrisi yang banyak akan membentuk daging buah yang besar.

3. Pukul kulit buah dengan pisau untuk mengetahui matang atau belum
Setelah menemukan buah yang bulat dengan tangkai besar, saatnya mengecek kematangan. Pinjam pisau penjual, pukul durian dengan gagang pisau untuk mengetahui matang atau tidaknya durian.

Jika terdengar suara 'buk-buk' bergema, tandanya durian sudah matang. Tapi bila terdengar bunyi 'plek-plek' itu tandanya durian belum matang.

4. Cium aroma durian matang
Durian yang sudah matang akan mengeluarkan aroma harum khas durian. Coba cium di bagian bawah buah (ujung buah yang tidak ada tangkainya).

Hati-hati juga terhadap pedagang nakal. Ada yang sengaja memercikkan air bekas cucian kulit durian ke permukaan durian agar berbau harum.

5. Jangan memilih durian yang kulitnya sudah pecah atau terbuka
Perhatikan bagian bawah durian (ujung buah yang tidak ada tangkainya). Bila sudah terbuka, berarti durian sudah 'masuk angin' dan rasanya hambar.

6. Pilihlah durian yang berjuring lima
Durian dengan juring lima biasanya daging buahnya lebih banyak dibanding durian yang memiliki juring enam atau lebih.

Juring ini bisa disebut belahan. Secara kasat mata terlihat seperti garis. Cara melihatnya dengan menengok bagian bawah buah (ujung buah yang tidak ada tangkainya).  Di situ akan terlihat garis-garis belahan. Cari yang jumlahnya lima garis.

7. Pilih buah yang durinya jarang dan pendek-pendek
Buah yang durinya jarang dan pendek menandakan daging buahnya kering. Bila durinya banyak dan panjang, seringkali kandungan airnya banyak sehingga daging buah biasanya lembek.

8. Pilih buah yang ringan
Durian yang lebih ringan biasanya lebih banyak dagingnya dan bijinya kecil.

9. Pilihlah durian yang jatuh dari pohon bila membeli durian di kebun
Durian yang jatuh dari pohonnya biasanya sudah matang sempurna. Tips ini bisa dipraktikkan bila membeli durian langsung di kebun atau agro petik durian.

Demikian tips sederhana membeli durian di pedagang. Jangan lagi khawatir membeli durian dan takut ditipu. Ayuk dipraktikkan! (*)

Penulis: Ardi Nugroho
Editor: Yosi Arbianto