Angkutan publik Trans Jatim Malang Raya koridor 2 bernama Bus Kanjuruhan resmi beroperasi per 30 Oktober 2026. (Foto: (Foto: BATUKITA.com)
BATUKITA.COM-Kepanjen - Angkutan publik Trans Jatim Malang Raya koridor 2 resmi beroperasi per 30 Oktober 2026.
Trans Jatim Malang Raya koridor 2 melayani rute Terminal Madyopuro di Kota Malang menuju Terminal Talangagung di Kepanjen, Kabupaten Malang, dan sebaliknya.
Ada dua titik temu Bus Trans Jatim Malang Raya koridor 2 (dua) dengan Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor 1 (satu).
Titik temu pertama ada di Terminal Madyopuro, Kedungkadang, Kota Malang. Dan titik temu kedua ada di Terminal Hamid Rusdi, Kota Malang.
Kedua koridor tersebut terintegrasi dalam pelayanan dan biaya. Penumpang dapat berpindah dari Koridor 1 ke Koridor 2 maupun sebaliknya, tanpa dikenakan tarif tambahan.
Dengan syarat, rentang waktu perpindahan dilakukan dalam waktu kurang dari dua (2) jam sesuai ketentuan layanan.
Layanan Bus Trans Jatim ini bisa diakses dari aplikasi Transjatim–AJAIB 2.0. Aplikasi ini dapat diunduh di gawai dengan sistem operasi Android maupun iOS.
Aplikasi Transjatim-AJAIB 2.0 menyediakan fitur pembelian tiket, info rute, posisi bus real time. Termasuk lokasi halte terdekat, layanan pelanggan, dan fitur lainnya.
Bus Trans Jatim Malang Raya koridor 2 ini diberi nama Kanjuruhan. Sedangkan koridor 1 diberi nama Gajayana.
Sebelumnya, bus Trans Jatim Malang Raya koridor 1 telah "menyala" setahun lalu, tepatnya Kamis 20 November 2025.
Baca pula: Mesin Bus Trans Jatim Malang Raya 1 Menyala, Koridor 2 dan 3 Segera
Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor 1 (satu) ini melayani rute Terminal Hamid Rusdi Kota Malang - Terminal Landungsari Kabupaten Malang - Terminal Batu.
Layanan beroperasi mulai pukul 04.00 WIB–22.00 WIB, dengan interval keberangkatan antar bus 10–15 menit pada jam sibuk dan sekitar 20 menit pada jam non-sibuk.
Lalu bus belok kanan ke arah Kantor DPRD Kabupaten Malang - RSUD Kanjuruhan kemudian belok kiri ke Stadion Kanjuruhan lalu lurus ke arah Kecamatan Gondanglegi.
Dari Gondanglegi kemudian belok kiri ke arah Kecamatan Bululawang dan lurus terus di jalan utama hingga Terminal Tipe B Hamid Rusdi di Gadang, Kota Malang. Dari sini, perjalanan akan diteruskan ke arah utara menuju Terminal Madyopuro (Kedungkandang) Kota Malang.
Rute sebaiknya dari Terminal Madyopuro ke Terminal Talangagung Kepanjen pun melalui jalan yang sama.
Total panjang rute lebih kurang 36 kilometer, waktu tempuh sekitar 90 menit (1,5 jam) tergantung kondisi lalu lintas.
Untuk jumlah titik pemberhentian ada 56 titik yang terdiri dari shelter dan rambu pemberhentian bus.
Jumlah armada ada 15 unit bus ukuran 3/4 dengan 14 bus beroperasi setiap hari dan (1) satu cadangan.
Sistem pembayaran menggunakan layanan nontunai. Penumpang dapat menggunakan QRIS dari Bank Jatim, QRIS dari seluruh bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), serta dompet digital.
Peresmian dihadiri Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto.
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene dan pemecahan kendi, dilanjutkan pemberangkatan armada Trans Jatim Malang Raya koridor 2.
"Dengan memohon ridho dan berkah Allah SWT, marilah kita bersama-sama melepas pemberangkatan Trans Jatim Malang. Semoga aman, manfaat, barokah,” ujar Khofifah dalam rilis kutipan rilis resmi Pemprov Jatim.
Tarif reguler Trans Jatim ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi mahasiswa, pelajar, serta santri.
Khusus Trans Jatim Malang Raya Koridor 2, ada layanan gratis selama satu minggu, mulai 30 Oktober hingga 5 November 2026, sebagai bagian dari sosialisasi layanan.
Kebijakan tarif gratis tanpa batas waktu diberlakukan khusus bagi penyandang disabilitas di seluruh layanan Trans Jatim. Mencakup seluruh koridor di kawasan Gerbangkertasusila maupun Malang Raya mulai 31 Oktober.
"Insyaallah selamanya gratis. Saya berharap siapa pun gubernur Jawa Timur berikutnya tetap melanjutkan kebijakan ini,” harap Khofifah.
Sementara, Bupati Malang Sanusi menyampaikan kehadiran bus Trans Jatim Malang Raya koridor 2 memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat. Apalagi rutenya melintasi sejumlah fasilitas pelayanan publik.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas hadirnya layanan Trans Jatim Koridor II ini. Alhamdulillah, lintasannya melewati banyak fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit dan kawasan pendidikan,” katanya.
Pengiriman paket bisa diakses melalui fitur Trans Jatim Ekspedisi (Tradisi) dengan metode pool to point.
Layanan ini bekerja sama dengan PT Satria Antaran Prima (SAP) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).
Layanan pengiriman tersebut dapat dipantau melalui aplikasi Trans Jatim Ajaib. Paket yang dikirim juga memperoleh pelindungan asuransi dari PT Jasaraharja Putera.
Trans Jatim Ekspedisi telah menjalin kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tujuh kabupaten/kota yang dilalui layanan.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengiriman barang sekaligus memperkuat aktivitas usaha masyarakat. (#)
John
Trans Jatim Malang Raya koridor 2 melayani rute Terminal Madyopuro di Kota Malang menuju Terminal Talangagung di Kepanjen, Kabupaten Malang, dan sebaliknya.
Ada dua titik temu Bus Trans Jatim Malang Raya koridor 2 (dua) dengan Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor 1 (satu).
Titik temu pertama ada di Terminal Madyopuro, Kedungkadang, Kota Malang. Dan titik temu kedua ada di Terminal Hamid Rusdi, Kota Malang.
Kedua koridor tersebut terintegrasi dalam pelayanan dan biaya. Penumpang dapat berpindah dari Koridor 1 ke Koridor 2 maupun sebaliknya, tanpa dikenakan tarif tambahan.
Dengan syarat, rentang waktu perpindahan dilakukan dalam waktu kurang dari dua (2) jam sesuai ketentuan layanan.
Layanan Bus Trans Jatim ini bisa diakses dari aplikasi Transjatim–AJAIB 2.0. Aplikasi ini dapat diunduh di gawai dengan sistem operasi Android maupun iOS.
Aplikasi Transjatim-AJAIB 2.0 menyediakan fitur pembelian tiket, info rute, posisi bus real time. Termasuk lokasi halte terdekat, layanan pelanggan, dan fitur lainnya.
Bus Trans Jatim Malang Raya koridor 2 ini diberi nama Kanjuruhan. Sedangkan koridor 1 diberi nama Gajayana.
Sebelumnya, bus Trans Jatim Malang Raya koridor 1 telah "menyala" setahun lalu, tepatnya Kamis 20 November 2025.
Baca pula: Mesin Bus Trans Jatim Malang Raya 1 Menyala, Koridor 2 dan 3 Segera
Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor 1 (satu) ini melayani rute Terminal Hamid Rusdi Kota Malang - Terminal Landungsari Kabupaten Malang - Terminal Batu.
Layanan beroperasi mulai pukul 04.00 WIB–22.00 WIB, dengan interval keberangkatan antar bus 10–15 menit pada jam sibuk dan sekitar 20 menit pada jam non-sibuk.
Rute Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor 2
Rute bus Trans Jatim Malang Raya koridor 2 dimulai dari Terminal Talangagung (Kepanjen) melalui Jalan Kawi (SMK Yos Sudarso) lalu ke arah Masjid Baiturrahman kemudian lewat depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.Lalu bus belok kanan ke arah Kantor DPRD Kabupaten Malang - RSUD Kanjuruhan kemudian belok kiri ke Stadion Kanjuruhan lalu lurus ke arah Kecamatan Gondanglegi.
Dari Gondanglegi kemudian belok kiri ke arah Kecamatan Bululawang dan lurus terus di jalan utama hingga Terminal Tipe B Hamid Rusdi di Gadang, Kota Malang. Dari sini, perjalanan akan diteruskan ke arah utara menuju Terminal Madyopuro (Kedungkandang) Kota Malang.
Rute sebaiknya dari Terminal Madyopuro ke Terminal Talangagung Kepanjen pun melalui jalan yang sama.
Total panjang rute lebih kurang 36 kilometer, waktu tempuh sekitar 90 menit (1,5 jam) tergantung kondisi lalu lintas.
Untuk jumlah titik pemberhentian ada 56 titik yang terdiri dari shelter dan rambu pemberhentian bus.
Jumlah armada ada 15 unit bus ukuran 3/4 dengan 14 bus beroperasi setiap hari dan (1) satu cadangan.
Sistem pembayaran menggunakan layanan nontunai. Penumpang dapat menggunakan QRIS dari Bank Jatim, QRIS dari seluruh bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), serta dompet digital.
Peresmian Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor 2
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan operasional Bus Trans Jatim Malang Raya Koridor 2 di halaman Kantor Bupati Malang, Jumat, 30 OKtober 2026.Peresmian dihadiri Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto.
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene dan pemecahan kendi, dilanjutkan pemberangkatan armada Trans Jatim Malang Raya koridor 2.
"Dengan memohon ridho dan berkah Allah SWT, marilah kita bersama-sama melepas pemberangkatan Trans Jatim Malang. Semoga aman, manfaat, barokah,” ujar Khofifah dalam rilis kutipan rilis resmi Pemprov Jatim.
Tarif reguler Trans Jatim ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi mahasiswa, pelajar, serta santri.
Khusus Trans Jatim Malang Raya Koridor 2, ada layanan gratis selama satu minggu, mulai 30 Oktober hingga 5 November 2026, sebagai bagian dari sosialisasi layanan.
Kebijakan tarif gratis tanpa batas waktu diberlakukan khusus bagi penyandang disabilitas di seluruh layanan Trans Jatim. Mencakup seluruh koridor di kawasan Gerbangkertasusila maupun Malang Raya mulai 31 Oktober.
"Insyaallah selamanya gratis. Saya berharap siapa pun gubernur Jawa Timur berikutnya tetap melanjutkan kebijakan ini,” harap Khofifah.
Sementara, Bupati Malang Sanusi menyampaikan kehadiran bus Trans Jatim Malang Raya koridor 2 memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat. Apalagi rutenya melintasi sejumlah fasilitas pelayanan publik.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Gubernur atas hadirnya layanan Trans Jatim Koridor II ini. Alhamdulillah, lintasannya melewati banyak fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit dan kawasan pendidikan,” katanya.
Layanan Trans Jatim Ekspedisi Barang (Tradisi)
Dalam kesempatan yang sama, Khofifah sekaligus meresmikan pengembangan layanan Trans Jatim terkait pengiriman paket atau barang/ekspedisi.Pengiriman paket bisa diakses melalui fitur Trans Jatim Ekspedisi (Tradisi) dengan metode pool to point.
Layanan ini bekerja sama dengan PT Satria Antaran Prima (SAP) dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).
Layanan pengiriman tersebut dapat dipantau melalui aplikasi Trans Jatim Ajaib. Paket yang dikirim juga memperoleh pelindungan asuransi dari PT Jasaraharja Putera.
Trans Jatim Ekspedisi telah menjalin kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tujuh kabupaten/kota yang dilalui layanan.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengiriman barang sekaligus memperkuat aktivitas usaha masyarakat. (#)
John


