banner atas

hut-ri-81

Dari Subang, BYD Gerus Pasar Mobil Bensin dengan PHEV

mobil byd model m6 dm phev

Mobil BYD model BYD M6 DM yang mempunya dua sumber energi, yakni baterai listrik dan mesin bensin bakal mencuri hati para konsumen di Indoesia (Foto courtesy BYD Indonesia for  BATUKITA.com)

BATUKITA.COM-Subang - Pabrik mobil listrik BYD di Subang Jawa Barat telah memproduksi sedikitnya 25 ribu unit semenjak berproduksi di Indonesia.

Pemegang 20 persen pasar mobil listrik dunia ini, baru memulai fasilitas produksi di Subang Smartpolitan Industrial Park semenjak April 2026.

Pada operasional awal ini saja, setiap bulan pabrik di lahan 126 hektar ini bisa menghasilkan mobil listrik sebanyak 5.000 unit.

Menurut manajemen, produksi itu tergolong masih kecil. Karena kapasitas produksi pabrik BYD Subang bisa mencapai 150 ribu unit kendaraan per tahun. Alias 12.500 unit per bulan.

Kapasitas produksi hingga 150 ribu kendaraan listrik per tahun itu berdasarkan rilis resmi Vice President of BYD Co Ltd sekaligus General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, awal September 2026.

Liu juga menggambarkan, di pabrik Indonesia, ada empat tahap proses produksi mobil. Yakni stamping (pembentukan bodi dari lembaran plat besi), welding (pengelasan), painting (pengecatan), dan assembly (perakitan).

Dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun itu, pabrik BYD Subang ini berpotensi menyerap tenaga kerja 20 ribu orang.

Fasilitas produksi lokal ini bakal mendorong lebih cepat penjualan mobil listrik di Nusantara.

"Jumlah penjualan BYD di Indonesia sudah hampir 100 ribu unit. Kami punya target di tahun depan (2027) menjadi 200 ribu unit,” kata Liu.

Dengan TKDN (tingkat komponen dalam negeri) rata-rata 45 persen, tahap awal, model mobil yang diproduksi di Subang adalah BYD M6 EV, BYD M6 DM, dan Atto 1.

Model BYD M6 EV adalah MPV tujuh penumpang bertenaga listrik murni (sumber tanaga hanya baterai) yang masuk pasar Indonesia pada 2024. Kini, kapasitas baterai varian Standard naik menjadi 58 kWh dari sebelumnya 55,4 kWh.

Tenaga maksimal 150 kW dan torsi 310 Nm. BYD mengeklaim akselerasi 0 sampai 100 km per jam ditempuh 7,9 detik dan jarak tempuh mencapai 450 km.

Model BYD M6 DM adalah jenis plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) pertama BYD untuk pasar Indonesia. Sumber tenaga mobil ini ada dua, yakni baterai dan mesin bensin.

Diperkenalkan pada Mei 2026, lalu resmi meluncur pada Jumat 12 Juni 2026 dengan rentang harga Rp298 juta sampai Rp390 juta.

Sampai akhir Juli 2026, pesanan BYD M6 DM sudah melampaui 4.000 unit.

Sedangkan model Atto 1 adalah city car listrik BYD dengan harga ekonomis di Indonesia. Atto 1 STD dibanderol Rp199 juta, Dynamic Rp210 juta, dan Premium Rp245 juta.

Sekadar diketahui, BYD didirikan pada 1995, dan bermarkas di Shenzhen, Guangdong, Tiongkok.

Awalnya BYD (Build Your Dreams) dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam industri baterai.

Beberapa brand kelas dunia menggunakan baterai dari pabrikan BYD. Termasuk merek-merek ponsel terkemuka.

Zaman berubah, BYD membangun mimpinya untuk berkembang menjadi produsen komponen kendaraan elektrik yang inovatif. Hingga saat ini menjadi pemain mobil listrik utama di dunia dengan memegang 20 persen pasar mobil listrik di dunia. (#)

John